Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuka Usaha Baru Bagi Pemula dari Nol Hingga Sukses

Daftar Isi [Tampil]

 

Cara Membuka Usaha Baru Bagi Pemula dari Nol Hingga Sukses

Cara membuka usaha baru bagi pemula sangatlah mudah, Anda tidak perlu khawatir jika baru memulai bisnis, karena semua orang yang sudah sukses dimulai dari nol. Ada banyak tantangan dan cobaan yang akan Anda hadapi namun semua itu merupakan suatu kewajiban yang harus diselesaikan.

Saya sendiri sering mengalami masalah dalam menjalankan bisnis namun tetap konsisten dan percaya bahwa usaha tidak akan menghianati hasil. Ada banyak peluang usaha yang bisa dijalankan, mulai dari usaha kuliner, bisnis online, jualan produk herbal dan sebagainya.


Dengan kemajuan teknologi dari tahun ke tahun membuat orang lebih mudah membuka usaha dan dapat mencari ide yang dapat membantu mereka menjalankan bisnis.

15 Cara Membuka Usaha Baru Bagi Pemula

Artikel kali ini akan memberikan 12 cara yang bisa Anda pelajari dalam membuka usaha baru bagi pemula, Anda bisa memulainya dari nol dengan mengikuti cara ini, untuk lebih jelasnya silakan simak penjelasannya berikut ini:

1. Menentukan Lokasi Usaha

Menentukan Lokasi Usaha

Menentukan lokasi usaha sebaiknya strategis seperti memilih lokasi yang ramai dan tempat yang mudah dijangkau oleh banyak orang. Namun jika ingin membuka usaha rumahan atau bisnis online maka Anda tidak perlu mencari lokasi.

Sesuaikan usaha dengan lokasi Anda misalnya jika membuka warung makan maka lokasi yang pas adalah dekat pinggir jalan raya maupun tempat wisata. Untuk usaha percetakan bisa Anda coba membukanya di dekat kampus dan perkantoran.

2. Melakukan Observasi Lokasi

Setelah mendapatkan lokasi yang strategis, langkah awal memulai usaha selanjutnya adalah melakukan observasi lokasi seperti mengetahui kebutuhan atau produk yang masih jarang ditemukan pada daerah yang akan Anda bangunkan usaha.

Misalnya ingin membuka usaha percetakan namun di lokasi tersebut ternyata sudah banyak toko percetakan yang berdiri sehingga Anda akan sulit menarik pembeli.

Disisi lain ternyata lokasi tersebut masih belum ada yang membuka warung makan, dengan melakukan observasi maka Anda dapat mengetahui ide usaha apa yang berpotensi di lokasi tersebut.

3. Menentukan Ide Usaha

Menentukan Ide Usaha

Cara selanjutnya yang harus Anda lakukan dalam membuka usaha adalah menentukan ide usaha. Apakah memilih terjun ke usaha kuliner, jualan barang maupun menyediakan layanan jasa seperti desain grafis.

Jika bisa, sebaiknya usaha yang nantinya dibuka mengikuti dengan minat atau trend bisnis yang semakin dibutuhkan kedepannya. Misalnya Anda hobi memasak, maka ide usaha yang cocok untuk Anda adalah membuka warung makan atau berjualan kue.

4. Menyiapkan Modal Usaha

Menyiapkan Modal Usaha

Setelah selesai menentukan jenis usaha, selanjutnya mempersiapkan modal yang akan dipakai untuk membuka usaha. Silakan catat perlengkapan dan kebutuhan lainnya lengkap dengan biaya yang akan dikeluarkan.

Dengan begitu maka Anda dapat mengetahui biaya yang akan dibutuhkan, jika belum memiliki modal, Anda dapat meminjam uang di bank atau keluarga. Namun saya sarankan lebih baik menabung sedikit demi sedikit agar bisa memakai modal sendiri, karena jangan sampai akan membebani Anda jika meminjam uang. 

5. Membuat Brand Usaha

Membuat Brand Usaha

Membuat brand usaha dapat memberikan citra yang baik dari produk yang Anda pasarkan. Anda dapat memudahkan masyarakat dalam membedakan bisnis Anda dengan orang lain, selain itu orang juga akan lebih mudah mengetahui lokasi Anda membuka usaha.

6. Mengamati Kompetitor

Mengamati Kompetitor

Istilah kompetitor ialah sebutan untuk pesaing bisnis Anda yang menjual produk atau jasa yang sama. Kompetitor dapat menjadi ancaman usaha Anda nantinya karena akan bersaing dalam menarik konsumen.

Jika lokasi Anda memiliki pesaing maka sebaiknya amati dan cari tahu harga dan produk yang mereka jual, jika mereka menjual barang yang sama namun memiliki harga yang relatif mahal, maka Anda bisa memberikan harga lebih murah agar bisa menarik perhatian masyarakat. 

Namun perhatikan juga harga yang Anda berikan jangan sampai membuat Anda rugi.

7. Rutin Mempromosikan Usaha

Salah satu cara agar orang dapat menjangkau bisnis Anda adalah rutin mempromosikan usaha. Saat ini, kita sudah dipermudah dalam memasarkan produk, dengan bantuan media sosial dan situs marketplace maka Anda dapat berjualan dan mempromosikan bisnis dengan mudah.


Selain memakai media sosial, Anda dapat menggunakan media promosi lainnya seperti brosur dan spanduk yang harganya cukup murah.

Baca juga: Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah

8. Membuat Visi & Misi Usaha

Dengan adanya visi dan misi maka usaha Anda kedepannya bisa lebih fokus. Biasanya seorang pemula belum memikirkan visi dan misi sehingga membuat mereka tidak konsisten dan akan cepat menyerah.

Visi memiliki tujuan untuk mempersiapkan cita-cita jangka panjang sedangkan misi lebih fokus dalam tujuan jangka pendek, dengan begitu Anda bisa memastikan tujuan jangka panjang dan pendek dengan mudah.

Berikut cara membuat visi dan misi:

  • Tentukan tujuan anda membuat usaha
  • Memilih ide usaha
  • Mengetahui strategi yang akan diterapkan
  • Membuat tujuan awal yang mudah dijangkau

9. Menjalin Kerjasama

Menjalin Kerjasama

Dalam menjalankan suatu bisnis, terkadang kita membutuhkan bantuan dari orang lain, terutama pemilik usaha lain yang bisa membantu Anda dalam menyediakan stok jualan, seperti reseller yang dapat menyediakan keperluan produk yang Anda jual.

Bahkan kompetitor yang biasa kita jadikan Ancaman dapat menjadi patner dalam membuka usaha. Misalnya jika Anda membuka usaha percetakan namun stok jualan kertas dan barang lainnya sudah habis, Anda dapat meminta bantuan dari pesaing Anda untuk memberitahu dimana mereka mendapatkan pemasok.

Dengan begitu, maka Anda dapat kembali menjual barang yang awalnya sudah habis kini bisa disediakan lagi berkat bantuan kompetitor dalam membantu mencari supplier penyedia barang.

10. Memberikan Layanan Baik Kepada Konsumen

Pelanggan sangat menyukai jika diberikan layanan baik seperti menyediakan kebutuhan yang mereka cari, memberikan harga yang tidak terlalu mahal dan ramah terhadap pembeli. Bahkan pakaian yang Anda kenakan juga harus rapi dan bersih agar mereka tidak merasa terganggu dari penampilan Anda.

11. Melakukan Pembukuan

Fungsi pembukuan adalah mengetahui setiap transaksi yang Anda lakukan pada saat membuka usaha. Dengan adanya transaksi maka Anda mengetahui jumlah pengeluaran dan keuntungan yang didapat setiap hari.

Berikut pembukuan yang harus dilakukan oleh pemilik usaha:

  • Buku pemasukan
  • Buku pengeluaran
  • Buku catatan persediaan
  • Buku aliran kas
  • Buku laba atau rugi
  • Buku inventaris barang

12. Mahir Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan merupakan cara mendirikan usaha yang harus diterapkan. Pada saat bisnis Anda sudah mulai berjalan, Anda harus bisa mengelola keuangan dengan baik, melakukan pembukuan merupakan salah satu cara mengatur keuangan Anda.


Jika kondisi keuangan membaik dan stabil, Anda bisa memikirkan apakah akan memperluas bisnis dengan membuka cabang atau menyediakan kebutuhan lainnya seperti mengganti peralatan yang sudah rusak.

13. Mengatur Jam Kerja

Mengatur Jam Kerja

Membuka usaha tentu harus pandai mengatur jam kerja. Tentukan jam berapa Anda mulai berjualan dan kapan Anda akan menutup toko. Jika tertarik terjun ke bisnis kuliner maka jam kerja Anda yaitu pagi sekitar jam 8 sampai jam 10 malam. Itu hanya perkiraan dari saya, jika memiliki jam kerja yang sudah ditentukan maka lebih bagus lagi.

14. Jaga Nama Baik Usaha

Menjaga nama baik usaha seperti brand dan produk yang dijual merupakan cara memulai usaha dari nol bagi pemula. Dari awal memulai bisnis sebaiknya mulailah menjaga nama baik brand. Ada banyak cara yang bisa Anda terapkan jika ingin menjaga bisnis supaya dikenal baik.

Salah satunya yang sudah saya jelaskan diatas yaitu menjalin kerjasama dan memberikan layanan yang baik. Dengan menerapkan cara tersebut maka Anda semakin percaya diri menawarkan dagangan kepada pelanggan.

15. Menyiapkan Strategi Jualan

Sebagai pemilik usaha, Anda wajib memiliki strategi dalam berjualan dan  memperkenalkan layanan Anda. Begitupun dengan kompetitor yang akan dihadapi, mereka sudah menyiapkan dengan matang strategi bisnisnya. Dapat dikatakan juga kunci sukses seorang pengusaha terletak dari bagaimana kita menyusun strategi.

Penutup

Itulah 15 cara membuka usaha baru bagi Anda yang masih pemula. Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Untuk informasi seputar tips dan ide usaha silakan sering mampir di situs ini. Sekian & Terimakasih.

Baca juga:

Posting Komentar untuk "Cara Membuka Usaha Baru Bagi Pemula dari Nol Hingga Sukses"