Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modal Awal Usaha Toko Sembako Bagi Pemula

Daftar Isi [Tampil]

 

Modal Awal Usaha Toko Sembako Bagi Pemula

Modal awal usaha toko sembako terbilang cukup kecil jika Anda pandai dalam memilih dagangan laris di pasaran, sebagai seorang pemula sebaiknya sediakan saja beberapa kebutuhan sembako yang paling sering dibutuhkan seperti beras, telur, gula pasir dan minyak goreng dengan begitu maka dapat dipastikan jualan akan ramai pembeli.

Dengan berjualan dagangan yang sering dipakai setiap hari maka tentu masyarakat akan membelinya dalam waktu singkat karena sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang merupakan kebutuhan pokok manusia.


Bagi Anda yang ingin mencoba peluang usaha toko sembako, Ada baiknya jika mengetahui berapa biaya yang akan dibutuhkan dalam membuka usaha jenis ini.

Namun sebelum berjualan, sebaiknya tentukan terlebih dahulu lokasi dan rincian barang yang akan dijual.

Modal Awal Usaha Toko Sembako Bagi Pemula

Modal yang dimaksud disini terdiri dari dagangan sembako, perlengkapan usaha dan biaya operasional lainnya.

1. Dagangan Sembako

a. Minyak goreng

Minyak goreng sering dipakai setiap hari untuk memasak, maka tidak heran jika dagangan yang satu ini akan cepat habis, jika menyediakan minyak goreng di toko maka Anda nantinya akan sering kedatangan pembeli.

Pedagang sembako sangat pandai dalam menjual minyak goreng seperti menyediakan dalam bentuk gelas plastik, botolan dan kemasan yang sudah dari pabriknya sebagai contoh minyak goreng bimoli. Untuk modal yang dibutuhkan sekitar Rp500 ribu sudah bisa membeli beberapa minyak goreng.

b. Beras

Masyarakat Indonesia sangat menyukai nasi sebagai makanan pokok yang dimakan setiap hari. Anda bisa berjualan beras dengan menyediakan anggaran sekitar Rp1.5 juta. Dengan biaya sebesar itu Anda sudah bisa berjualan beras 1 kg.

c. Telur

Anda dapat menjual telur ayam terlebih dahulu karena telur ayam paling sering dibeli dibandingkan dengan telur bebek. Meskipun harganya sering naik namun banyak orang masih sering mengkonsumsi telur ayam sebagai makanan pengganti ikan.


Jika harga telur 1 kg mencapai Rp25 ribu, maka sediakan anggaran sekitar Rp700 ribu. Anda bisa mencari penjual telur yang memiliki harga jual lebih murah dan bisa menjalin kerjasama agar stok jualan Anda tidak akan habis.

d. Gula pasir

Harga gula pasir 1 kg sekitar Rp18.000. Anda bisa menyiapkan biaya Rp450 ribu untuk menyediakan 25 kg gula pasir. Jika jualan cukup laris, silakan tambahkan stoknya.

e. Bawang merah dan putih

Bumbu masak yang paling sering dicari adalah bawang merah dan putih, dalam berjualan bawang sebaiknya harus menyediakan jumlah yang tidak terlalu banyak karena bawang akan cepat membusuk. Modal Rp500 ribu saya rasa cukup untuk permulaan.

f. Mie instan

Dagangan sembako yang terakhir yaitu mie instan, anak kos kosan sangat menyukai sarimi yang harganya cukup murah dan tidak menguras kantong, jika 1 dus Rp100 ribu Maka sediakan saja sarimi 5 dus yang menghabiskan anggaran sekitar  Rp500 ribu.

   
Sembako   
   
Jumlah   
   
Harga   
   
Minyak goreng   
   
40 liter   
   
Rp5000.00   
   
Beras   
   
150 kg   
   
Rp1.500.000   
   
Telur   
   
28 kg   
   
Rp700.000   
   
Gula pasir   
   
25 kg   
   
Rp450.000   
   
Bawang merah dan putih   
   
20 kg   
   
Rp500.000   
   
Mie instan   
   
5 dus (200 pcs)   
   
Rp500.000   
   
Total barang yang dijual   
   
Rp4.150.000   

Jadi modal yang dibutuhkan untuk membeli jualan sembako sekitar Rp4.1 juta.  Belum lagi biaya yang akan dikeluarkan untuk membeli perlengkapan usaha. Anda bisa melihat tabel dibawah ini mengenai modal yang harus disediakan.

   
Perlengkapan   Sembako   
   
Harga   
   
Kalkulator GX-120B   
   
Rp160.000   
   
Etalase kaca 1 meter   
   
Rp1000.000   
   
Kulkas   
   
Rp2000.000   
   
Meja dan kursi kasir   
   
Rp1700.000   
   
Timbangan sembako   
   
Rp575.000   
   
Rak warung sembako   
   
Rp500.000   
   
Buku dan alat tulis   
   
Rp10.000   
   
Total   
   
Rp5.945.000   

Jadi modal yang harus disediakan jika ingin membeli perlengkapan sembako sekitar Rp5.9 juta. Untuk biaya operasional mencakup kebutuhan transportasi, listrik, gaji karyawan dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat tabel dibawah ini.

Biaya operasional


Kebutuhan

Biaya
   
Listrik   
   
Rp200.000   
   
Air   
   
Rp200.000   
   
Tranportasi (keperluan membeli dan antar barang)   
   
Rp500.000   
   
Total   
   
Rp900.000   

Dengan begitu modal untuk membuka usaha toko sembako Rp4.150.000 + Rp5.945.000 + Rp900.000 = Rp10.995.000.

Perkiraan Pendapatan Usaha Toko Sembako

Misalnya jika kita memperkirakan pemasukan Anda per hari mencapai Rp500 ribu, nantinya jumlah pemasukan akan dikalikan selama sebulan (30 hari) menjadi Rp15 juta. Kemudian kita kurangkan dengan modal usaha Rp15.000.000 - Rp10.995.000 = Rp.4.005.000.

Jadi Anda bisa balik modal di awal usaha dengan keuntungan sebesar Rp.4.005.000.

Keuntungan Usaha Toko Sembako

Jika Anda ingin mengetahui keuntungan yang didapat tiap bulan, Anda cukup mengurangi pendapatan per bulan dengan biaya operasional bulanan. Misalnya Rp15.000.000 - Rp900.000 = Rp14.100.000.

Anda harus paham juga bahwa keuntungan tiap bulan tentu akan berbeda karena pendapatan tergantung dari pembeli yang datang ke toko Anda. Jika ingin mendapatkan keuntungan lebih banyak maka perbanyak dagangan Anda dan perluas pemasaran agar masyarakat mengetahui bisnis yang sedang dijalankan.

Lakukan strategi pemasaran seperti mempromosikan usaha di media sosial dan memasang spanduk di depan toko sembako agar masyarakat lebih mudah menemukan toko Anda.

Penutup

Sekian dulu artikel yang membahas modal awal untuk usaha toko sembako yang bisa dilakukan oleh pemula. Untuk awal jualan memang seharusnya kita menyediakan stok dagangan yang berjumlah sedikit supaya bisa mengetahui jumlah sembako yang bisa terjual dalam sehari bahkan sebulan.

Baca juga:

Posting Komentar untuk "Modal Awal Usaha Toko Sembako Bagi Pemula"

close
.