Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Usaha Mikro di Pedesaan yang Laris Pembeli

Daftar Isi [Tampil]


 Usaha mikro merupakan usaha kecil-kecilan yang berfokus pada produk jualan yang sering dibutuhkan masyarakat. Anda bisa memulai usaha mikro atau UMKM secara individu maupun berkelompok.

Di desa ada banyak peluang usaha mikro yang masih belum dicoba, padahal di pedesaan memiliki potensi yang menguntungkan jika memulai suatu bisnis. Meskipun tinggal di desa namun jumlah penduduk dan kebutuhan disana cukup banyak.


Ini dibuktikan dengan banyaknya warga desa yang sering membeli kebutuhan didalam Kota karena sangat sedikit orang menjual barang yang dibutuhkan di desa. Maka dari itu, ada bagusnya jika Anda mencoba membuka usaha mikro di pedesaan agar warga merasa terbantu dan tidak perlu lagi keluar kampung untuk membeli kebutuhan.

Contoh Usaha Mikro di Pedesaan yang Laris Pembeli

Itulah mengapa saya membuatkan artikel yang membahas mengenai contoh usaha mikro atau UMKM yang bisa Anda coba di pedesaan. Tentu saja jenis usaha yang saya rekomendasikan masih laris pembeli.

10 Contoh Usaha Mikro di Pedesaan

Berikut ini saya berikan 10 contoh usaha mikro yang bisa Anda coba di desa. Mengenai modal yang dibutuhkan, Anda bisa menyesuaikan saja dengan jenis usaha yang Anda ambil.

1. Toko Kelontong

Toko Kelontong

Bagi Anda yang berminat menjual kebutuhan sehari-hari sebaiknya membuka toko kelontong di desa. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa kebutuhan sehari-hari sangat penting dalam menjalani aktivitas.

Untuk memulai usaha jenis ini, sebaiknya tentukan lokasi yang strategis misalnya di daerah lokasi umum seperti pasar dan dekat dari pinggir jalan raya supaya warga desa dapat menjangkau toko kelontong Anda.

Adapun barang yang dijual di toko kelontong sebagai berikut:

  • Air mineral
  • Obat-obatan
  • Gas elpiji
  • Beras
  • Alat tulis
  • Makanan ringan
  • Sarimi
  • Dll

2. Warung Makan

Warung Makan

Jika Anda mahir dan hobi memasak, tidak ada salahnya jika membuka warung makan di pedesaan. Usaha mikro jenis ini berpotensi laris pembeli karena usaha kuliner yang menyediakan makanan siap saji sering dibutuhkan.


Biasanya ada ibu rumah tangga yang tidak sempat membuat makan siang untuk keluarga, sehingga mereka membeli makanan siap saji. Begitupun dengan orang yang ingin bekerja, pada saat jam istirahat mereka tidak sempat pulang ke rumah sehingga mereka singgah di warung makan.

Ada banyak jenis warung makan yang bisa Anda coba, misalnya usaha warung mie ayam yang bisa dimulai dari modal kecil, caranya dengan membuka usaha mie ayam rumahan sehingga Anda tidak mengeluarkan biaya sewa lokasi dan bangun warung.

3. Ternak Ikan

Ternak Ikan

Ikan merupakan salah satu bahan pokok yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini memang harus dilakukan mengingat ikan telah menjadi jenis lauk yang sering dikonsumsi masyarakat setiap hari.

Apalagi jika membuka usaha ternak ikan di desa yang merupakan tempat yang cocok untuk memelihara ikan. Adapun jenis ikan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat yaitu ikan lele, ikan mas dan ikan nila. Ikan jenis air tawar memang sering dimakan oleh warga desa karena air tawar yang ada di desa sering menjadi habitat para ikan.

Anda bisa menjual ikan yang sudah dipanen ke pasar maupun menjadi pemasok ikan dari warung makan yang ada di sekitar pedesaan, bahkan yang ada diluar desa juga bisa menjadi target pasar Anda dengan cara mengimpor ikan keluar desa.

4. Jualan Preloved

Jualan Preloved

Preloved merupakan usaha jualan barang bekas yang kebanyakan berasal dari luar negeri dan memiliki kualitas dan harga jual yang baik. Trend anak muda saat ini sering membeli pakaian maupun barang yang memiliki merk yang bergengsi.

Namun ada dari mereka yang tidak memiliki modal untuk membeli barang baru sehingga harus mencari barang preloved. Kebanyakan barang yang dijual adalah baju. Jika ingin memulai usaha jenis ini silakan cari distributor pakaian yang menyediakan baju bermerek dan masih layak pakai.

Mengenai cara mempromosikan jualan Anda, silakan manfaatkan media sosial dan situs marketplace yang bisa menjangkau banyak lokasi. Jadi Anda tidak hanya menjualnya di desa namun dapat juga memasarkannya diluar pedesaan.

Sebagai awal usaha, Anda dapat memulainya di rumah sebagai usaha rumahan yang cukup menjanjikan.

5. Usaha Jualan Minuman Kekinian

Usaha kuliner memang sudah menjadi bisnis yang paling laris. Selain menjual makanan, Anda juga bisa mencoba jualan minuman kekinian. Di Kota sudah banyak orang memulai jualan minuman dengan menjalin kerjasama dengan waralaba yang cukup terkenal seperti Kamsia Boba.

Jika Anda memiliki modal kecil tentu akan sulit bekerjasama dengan Franchise minuman. Namun Anda tidak perlu khawatir karena memulai usaha minuman bisa dilakukan tanpa harus bekerjasama dengan waralaba. Anda hanya perlu mahir meracik minuman yang disukai oleh warga sekitar.

Misalnya membuat minuman kemasan pop ice yang harga jualnya mudah dijangkau dan keuntungan yang didapat cukup menguntungkan. Untuk memulai usaha jenis ini silakan buat stand minuman yang menarik agar pembeli tertarik membeli minuman yang dijual.

6. Bisnis Sayuran Organik

Bisnis Sayuran Organik

Selain ikan, sayur juga sering dikonsumsi setiap hari. Maka tidak ada salahnya jika Anda memulai bisnis sayuran organik. Jika Anda bisa menyediakan kemasan menarik maka usaha Anda kedepannya bisa berkembang menjadi usaha mikro yang cukup menjanjikan di desa.

Di Kota sangat jarang ditemukan sayuran organik sehingga menjadi peluang bagi Anda dalam memasarkannya keluar desa. Adapun jenis sayuran organik yang bisa Anda coba yaitu Bayam, Cabai, Kangkung, Sawi dan Kailan. Mengenai lahan yang dibutuhkan, Anda dapat memulainya di lahan yang sempit seperti dibelakang rumah.

Baca juga: Usaha Rumahan Modal 10 Ribu Untuk Pemula

7. Toko Bangunan

Salah satu usaha mikro yang memiliki prospek yang cukup menjanjikan adalah bisnis toko bangunan. Sering meningkatnya pembangunan di Indonesia terutama daerah pedesaan yang mulai membangun rumah maupun usaha lainnya, membuat toko bangunan sangat dibutuhkan untuk membeli material bahan bangunan.

Meskipun Anda nantinya mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam membeli bahan bangunan namun usaha jenis ini akan tetap cerah selama pembangunan di desa terus berkembang.

Selain itu. Menjual bahan bangunan keluar desa merupakan strategi marketing yang harus dilakukan jika ingin bersaing dengan kompetitor karena usaha toko bangunan bukanlah bisnis baru.

8. Usaha Babershop

Usaha babershop sering dibutuhkan banyak orang untuk memangkas rambut mereka agar terlihat rapi dan menarik. Belakangan ini usaha babershop menjadi salah satu usaha yang digemari anak muda karena banyak dari mereka yang mahir mencukur rambut. Apalagi jenis usaha ini memiliki potensi keuntungan yang menjanjikan.

Jika Anda ingin memulai usaha babershop maka hal yang harus disiapkan adalah peralatan cukur dan skill pangkas rambut Anda patut dipersiapkan. Jangan sampai membuka usaha babershop namun tidak pandai cukur rambut sehingga membuat usaha kedepannya menjadi bangkrut.

Pelajari cara mencukur rambut dan pandailah menggunakan peralatan cukur supaya bisa menghasilkan model rambut yang disukai pelanggan.

9. Usaha Jualan Pulsa dan Paket Internet

Saat ini, kebutuhan masyarakat mengenai pulsa dan paket internet sudah semakin besar. Ini diakibatkan dengan maraknya penggunaan Smartphone yang semakin dibutuhkan baik dalam bekerja maupun belajar.

Bahkan anak sekolah juga sangat membutuhkan pulsa dan paket internet. Maka dari itu, membuka usaha jenis ini dapat berpotensi laris pembeli. Agar usaha kedepannya bisa bersaing dan menguntungkan, silakan jalin kerjasama dengan distributor pulsa yang terpercaya kemudian berikan harga jual yang bisa dijangkau.

10. Usaha Studio Foto Sederhana

Studio foto sangat jarang ditemukan di pedesaan, bukan karena tidak laris melainkan masih jarang yang memulai usaha jenis ini. Meskipun sekarang sudah bisa mengambil foto dengan mudah, namun bagi mereka yang ingin membuat foto yang terlihat profesional tentu akan memerlukan perlengkapan yang lengkap.

Dengan menyediakan studio foto maka mereka yang ingin berfoto dengan teman dan keluarga tidak perlu lagi repot-repot pergi ke Kota karena Anda sudah menyediakan studi foto di desa. Anda hanya perlu mahir mendekorasi ruangan agar disukai oleh pelanggan dan juga menyediakan kamera yang memiliki kualitas baik dalam menghasilkan foto.

Mengenai modal yang dikeluarkan, Anda bisa menyesuaikan dengan luas ruangan yang digunakan dan perlengkapan studio foto yang dibutuhkan. Semakin luas ruangan maka akan mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Cara Memulai Usaha Mikro di Pedesaan

Setelah mengetahui jenis usaha mikro yang bisa dicoba di desa. Sekarang Anda harus tahu cara memulai usaha yang akan dijalani. Hal utama dalam memulai bisnis adalah lokasi yang dipilih, sebaiknya carilah lokasi yang strategis seperti mudah dijangkau dan cukup ramai.

Selain itu, berikan juga layanan yang baik dan harga jual yang mudah dijangkau. Seperti yang sudah diketahui bahwa penghasilan di pedesaan terbilang lebih kecil dibanding di Kota. Adapun cara yang terakhir adalah strategi mempromosikan usaha. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan dalam memperkenalkan bisnis ke warga desa.

Misalnya membuat spanduk di depan toko agar mereka yang lewat dapat langsung tahu bahwa Anda sedang membuka usaha mikro. Selain itu, memasarkan produk dan layanan jasa ke media sosial juga sangat mendukung. Meskipun tinggal di desa namun penggunaan media sosial cukup besar.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan mengenai contoh usaha mikro di pedesaan yang laris pembeli. Semoga dari sekian contoh usaha yang saya berikan di atas, ada yang bisa menarik perhatian untuk Anda coba. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menemukan jenis usaha mikro yang sedang Anda cari. Sekian dan terima kasih.

Baca juga:

Posting Komentar untuk "Contoh Usaha Mikro di Pedesaan yang Laris Pembeli"

close
.